www.bebepoker.me Agen Judi Online Terbesar, Terbaik dan Terpercaya. Menyediakan 7 Games 1 ID Menarik Seperti : CEME-KELILING , CAPSA , DOMINO , CEME , OMAHA , SUPER-10 Dan POKER , Bonus Refferal 10% , Bonus New Member Rp 10.000-, Next Deposit 5% , Bonus Rollingan 0,3 - 0,5% , Support Bank : BCA , BNI , BRI Dan MANDIRI.
Agen Bandar Poker Terpercaya

Friday, December 21, 2018

Cerita Seks - Diperawanin Oleh Pacarku

by on December 21, 2018
Agen Bandar Poker Terpercaya -  Sudah hampir satu minggu aku di rawat dalam rumah sakit ini, namaku Bunga usiaku baru menginjak 21 tahun. Cerita Seks - Diperawanin Oleh Pacarku Aku seorang pelajar dari salah satu universitas ternama, dan masuk ke rumah sakit ini karena mengalami kecelakaan motor. Online Poker Ya aku sering naik motor meskipun mamaku sudah melarang bahkan dia pernah mengadukan perbuatanku pada papa tapi aku masih saja ngeyel tidak memperdulikan nasehatnya.

Banyak yang bilang kalau aku memiliki wajah yang begitu cantik, dan aku tidak menampik hal itu karena sejak SMP aku sudah menjalin hubungan meskipun hanya sebatas cinta monyet. Kata cowok yang menjadi pacarku bilang kalau aku memang cantik, tapi sampai sekarang aku belum juga menemukan cowok yang membuat hatiku benar-benar luluh.
 Cerita Seks - Diperawanin Oleh Pacarku

NONTON FILM BOKEP JAV TERUPDATE 2018

Bandar Poker IDN - Karena selama ini aku berpacaran hanya untuk main-main saja. Pikirku kalau seorang cewek yang tidak pernah berpacaran mereka tidak laku, sifatku juga nakal namun selama ini aku masih bisa menjaga keperawananku meskipun aku hidup di kota besar. Belum pernah sekalipun aku melakukan adegan seperti dalam cerita dewasa, meskipun berkali-kali juga aku berganti pacar.

Aku tahu seorang cowok belum tentu akan bertanggung jawab meskipun sudah melakukan layaknya dalam cerita dewasa tersebut. Hingga akhirnya di RS ini aku menaruh hati pada seorang dokter muda, panggil namanya mas Rangga. Aku memanggilnya dengan sebutan nama karena dia merupakan dokter yang telah merawatku dan karena ingin mencari perhatiannya itulah aku sengaja memanggilnya dengan sebutan mas, dan tidak jarang mama memarahiku karena di anggap tidak sopan.
Agen Bandar Poker Terpercaya
QQ Online Terpercaya - Tapi Dokter Rangga bilang kalau akau bisa memanggilnya dengan sebutan nama saja. Usianya memang agak jauh di atas usiaku yakni 30 tahun. Tapi karena dokter Rangga begitu kalem dan ganteng, membuatnya terlihat lebih muda dari usianya. Selama ini akupun sering chat di sosial media dengannya, sedikit banyak akupun tahu tentang dirinya.

Dokter Rangga masih single karena itu aku bertekad untuk terus menggodanya mungkin hatiku benar-benar kepincut padanya dan untungnya untuk saat ini aku sudah putus dengan pacarku. Akhirnya akupun diperbolehkan pulang setelah 9 hari berada di Rs ini, aku merasa sedih karena harus meninggalkan RS.
 Agen Bandar Poker Terpercaya
Domino - Tapi akupun merasa agak sedikit ada harapan ketika dokter Rangga bilang kalau dia masih mau berhubungan denganku lewat sosmed tentunya, tapi itu sudah cukup membuat aku senang. Jadilah hari-hari yang aku lalui menjadi lebih berwarna untuk mencari tahu tentang dokter Rangga. Bahkan aku berani menyatakn cinta padanya meskipun hanya lewat chatingan, awalnya dia bilang kalau masih mau di pikir-pikir dulu.

Tapi aku aku mendesaknya akhirnya diapun menerima cintaku, sejak saat itu aku begitu bahagia bahkan akupun menjadi sering main ke RS hanya untuk menemui mas Rangga walau hanya sebentar saja. Hingga akupun sibuk oleh ujian semester yang akan aku hadapi, dan menjadi jarang menemui mas Rangga.

Sejak berhubungan dengannya terlintas dalam benakku untuk melakukan adegan layaknya dalam cerita dewasa, tapi aku masih malu apalagi mas Rangga jarang seklaia mengajakku jalan bareng. Dan kalau dipikir-pikir memang baru satu kali dia mengajakku makan siang bareng, dan hubungan kami memanag romatis hanya di dalam dunia maya saja. Namun entah mengapa aku merasa itu sudah cukup menggembirakan.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Mungkin aku benar-benar mencintai mas Rangga, hingga akhirnya pada suatu hari aku berniat main ke rumah mas Rangga. Dan selama ini aku memang belum pernah kesana meskipun aku tahu alamatnya, tepatnya hari minggu aku pergi ke rumahnya. Seorang pembantu membukakan pintu untukku dan tidak lama kemudian mas Rangga datang langsung saja aku peluk tubuhnya dia agak kaget tapi akhirnya membalas pelukanku.

Mas Rangga kemudian mengajakku ke kamarnya dengan alasan lebih nyama ngobrolnya, akupun mau saja karena aku lihat pembantunya memang agak kepo dengan lirikannya padaku. Di dalam kamarnya dia menyuruhku untuk duduk tapi karena aku begitu kangen padanya akupun duduk tapi dengan pelukan hangat darinya hingga akhirnya kamipun sama-sama terpancing untuk melakukan hal yang lebih, kami berciuman lama sekali.

Hingga akhirnya ketika tangan mas Rangga mulai meremas buah dadaku akupun menggelinjang kenikmatan “OOOouuugghh… aaaagggghh… aaaaggghh… aaaaggghhh.. maaas… aaaggggh…” Aku terus mendesah menikmatinya dan membiarkan mas Rangga terus melanjutkan aksinya padaku.
 Judi Poker Uang Asli
Judi Poker Uang Asli - Ketika dia semakin melorotkan tubuhnya dan berhenti di depan toketku lalu dengan lembut menyentuh toketku dengan mulutnya. Kini dia mulai mengulum putingku dengan bergantian juga dia meremas dengan kedua tangannya “aaaahhhhhhh…. ahhhhhh…..oughhh…lagii mass..gelii masss…” akhirnya tubuhku sudah dalam keadaan telanjang Bulat dan mas Rangga merebahkan tubuhku di atas tempat tidurnya, dengan lembut kembali dia menyentuh toketku lalu mengulumnya dengan penuh gairah.

Akupun menikmatinya segera aku buka lebar pahaku setelah melihat mas Rangga hendak memasukkan kontolnya “OOouugghh…pelan..pelan.. mas… aaaaggggghhh… aaaaagggghhh…” Kataku sedikit menjerit dan rupanya mas Rangga tahu kalau baru kali ini aku melakukan adegan layakanya dalam cerita dewasa, dia perlahan mencoba menerobos memekku dan sampai akhirnya bisa juga dia lakukan dengan melewati lubang memekku. Kemudian dia menggerakan pantatnya perlahan namun pasti akupun mendesah menikmatinya “OOouuggghh….oooouuugghh…. aaaaggghh.. mas… aaagghh.. nikmaaat… mas…. aaaggghh….”
Agen Bandar Poker Terpercaya
Agen Poker Terpercaya Di Indonesia - Terus saja mas Rangga bergerak bebas di atas tubuhku, hingga lama kelamaan semakin cepat juga dia bergoyang sampai akhirnya aku rasa dia sudah hampir mencapai puncak kenikmatan karena tangannya mulai erat memeluk tubuhku. Akupun merasa kalau memekku juga sudah mengeluarkan sesuatu yang nikmat “OOOuugghh… aaaggghhhh…. aaaaaaggghh… saaa… yaaang… aaaaggggghhhhh… aaaaagggghhh…”

Kamipun berdua sama-sama mencapai puncak klimaks berbarengan, aku tetap memeluk tubuh mas Rangga meskipun dia hendak bangun dari tempat tidurnya, karena dekapanku begitu erat akhirnya diapun memelukku kembali sambil mengecup keningku dengan mesra. Belum lama kami melakukan adegan seperti dalam cerita Panas, tiba-tiba aku mendengar sesuatu yang lumayan gaduh dari luar. INFO FREE CHIP

Sepertinya suara dari pembantu mas Rangga, dan terlihat pintu terbuka saat itulah aku melihat seorang wanita masuk sambil berteriak ” Dasar bajingan..” Mas Rangga segera bangun dan meminta maaf pada wanita tersebut sambil memohon serta berlutut. Sedangkan aku tidak tahu apa yang harus aku lakukan. ENDAgen Bandar Poker Terpercaya

Thursday, December 20, 2018

Cerita Seks - Bercinta Dengan Anak SD Mungil Yang Imut

by on December 20, 2018
Agen Bandar Poker Terpercaya -  Aku tinggal di sebuah gudang tua yang sudah tidak terpakai lagi. Lumayan bisa dapat tempat tinggal gratis, malah mendapat honor dari pemilik gudang. Cerita Seks - Bercinta Dengan Anak SD Mungil Yang Imut Aku menempati ruang bekas kantor gudang yang letaknya dilantai 2. Online Poker

Dari kamarku aku bisa melihat seluruh bagian gudang. Sambil menunggui gudang aku mengikuti kuliah di sebuah perguruan tinggi swasta.. Umurku sekarang 20 tahun. Meski aku tidak kaya tetapi dianugerahi badan yang bagus dengan tinggi 175 dan wajah yang tidak terlalu jelek.
 Cerita Seks - Bercinta Dengan Anak SD Mungil Yang Imut
Bandar Poker IDN - Gudang yang kujaga sering digunakan anak-anak di kampung belakang untuk arena bermain. Sepulang sekolah mereka selalu bermain di lantai gudang yang luas. Aku memperbolehkan saja mereka disitu bermain, itung-itung untuk menemaniku, jika kebetulan hari itu tidak ada kuliah. Aku mensyaratkan mereka sebagai imbalan bermain di gudang adalah membantu menyapu lantai gudang agar tetap dalam keadaan bersih.

Ada sekitar 10 anak yang selalu bermain di gudangku, mereka umumnya cewek-cewek kecil dan tanggung. Kalau pun ada laki-laki adalah adik-adik mereka yang masih kecil. Kelihatannya anak laki-laki kurang suka main bercampur cewek di gudang itu. Mereka memilih main sepeda dan bola di lapangan yang tidak jauh di belakang gudang.

Dari sekian anak yang sering main ke gudangku adalah Leni yang kelihatannya genit. Wajahnya manis rambutnya lebat hitam lurus. Dia selalu mencari perhatianku. Lagaknya seperti cewek dewasa yang menebar pesona ke aku.

Suatu kali aku sedang santai di kamarku menonton TV dia tiba-tiba muncul di depan pintu. “Kak, Leni dan Ami boleh gak main ke kamar kakak ikut nonton TV,” katanya. Aku mempersilakan mereka masuk. Di kamarku memang ada TV kecil dan di depannya ada selembar tikar. Keduanya duduk di tikar sementara aku tiduran di dipan beralaskan kasur.

Kedua mereka ini bersahabat, cantik dan keturunan Tionghoa, tetapi jarang di rumah karena kedua orang tuanya sibuk berbisnis. Kedua orang tua mereka seharian menunggui tokonya di Mangga Dua dan Glodok. Biasanya mereka pulang sekolah selalu istirahat di toko tempat ibunya berjualan. Namun sejak mengenal tampat permainan di gudangku, mereka beralasan lebih suka pulang ke rumah. Sebenarnya mereka tidak dirumah, karena hanya berganti baju sekolah sebentar lalu main ke tempatku.

Sejak saat itu mereka sering main dikamarku. Mereka sudah menganggap kamarku sebagai rumah kedua mereka. Kami sering main kartu, main monopoli dan kadang-kadang menonton DVD. Aku tentunya menjaga koleksi DVDku yang porno dari jangkauan mereka.

Suatu hari badanku terasa lelah sekali, aku berpikir kalau aku telungkup di injak-injak mereka berdua rasanya pasti nikmat. Ketika mereka kuminta, sama sekali tidak ada keberatan, malah keduanya senang. Memang nikmat sekali diinjak-injak begini oleh dua gadis kecil.
 Agen Bandar Poker Terpercaya
QQ Online Terpercaya - Beratnya belum terasa menyakitkan, malah mungkin kurang berat, tetapi lumayanlah untuk menghilangkan pegal-pegal.Acara menginjak-injak badanku jadi kegiatan rutin, malah kadang-kadang mereka sendiri yang berinisiatif menginjak-injak badanku.Suatu hari mereka bawa DVD .

DVD itu tidak ada bungkusnya, tetapi ketika diputar, ternyata itu adalah film porno. Aku buru-buru mematikannya. Mereka kuingatkan masih terlalu kecil menonton adegan orang dewasa seperti ini. Tapi keduanya merengek-rengek minta diputarkan, karena mereka hanya boleh pinjam sehari dari teman sekolahnya.

Aku tidak bisa bertahan dan terpaksa kuputar kembali DVD bawaan mereka. Adegannya cukup vulgar dari pemain barat. Pemainnya memang cantik dan gagah dengan kemaluan yang besar. Keduanya asyik mengikuti gambar yang ditayangkan. Aku mengingatkan bahwa anak kecil belum pantas nonton yang begituan. “ Emang kenapa,” tanya Ami.

“ Lha nanti kalau terpengaruh gimana, kalian kan masih kecil,” kataku.
“Ah biasa aja kok, “ kata Leni.
“ Kita kan ingin tau juga permainan orang gede, bosan nonton film anak-anak terus,” tambah Leni.
“Ya udah kalau kalian nanti kepengen, oom gak tanggung jawab,” kataku.
“ Kepengen apaan,” tanya Ami.
“Ya kepengen yang kayak di film itu,” kataku.
“Ah gampang kan ada yang ngajarin,” kata Leni.
“Hah siapa yang ngajarin,” tanyaku keheranan.
“Ya kakak lah,” kata keduanya serempak dengan enteng.

Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Kedua gadis kecil ini sudah gila pikirku, masak dia berani menantangku. Setelah film pertama itu, mereka kemudian berkali-kali membawa film sejenis ke kamarku. Sungguh mati jiwa mudaku bergelora juga menonton adegan-adegan syur itu. Tapi masak kulampiaskan ke gadis kecil gini. Badannya saja masih kecil dan kurus. Teteknya belum ada. Mereka kelas 5 SD, kutaksir masih berumur 11 tahun lebih sedikit.

“Kak ajari kita ciuman dong,” kata Leni yang disambung Ami dengan kata “ Iya dong.”
Buset dah anak sekecil ini udah berani minta yang beginian. Diam-diam mereka sudah punya rencana terhadapku rupanya.
“Emang untuk apa belajar yang gituan, “ tanya ku.
“ Kita kan pengen tau rasanya ciuman, kayaknya di film itu kok enak sih,” kata Ami.

“Bener nih,” kataku ingin meyakinkan permintaan mereka.
“Iya suer, ajari dong,” kata Leni.
“Nanti kalau orang tua kalian tau, habis deh gua, “ kataku.
“ Ah kita yang gak bilang ke mama papa dong, suer deh kak, ajari ya,” kata Ami.
“Bener ya jangan bilang ke sapa-sapa ya kalau kakak ngajari kalian ciuman, nanti kalau orang tua kalian tau kakak bisa berabe,” kataku.
“Iya deh janji,” kata mereka serentak.
“Gini deh sebelum belajar kita gosok gigi dulu biar mulut kita baunya enak,” kataku.

Mereka lalu kusuruh menggunakan sikat gigi yang baru ku beli untuk membersihkan mulutnya. Setelah itu aku juga menyikat gigiku. Rasa mulutku sudah segar.
“Siapa yang duluan,” tanyaku.

Leni maju dengan wajah malu-malu. Leni kupangku, lalu kuciumi pipi, kening rambut dan selanjutnya aku mencium mulutnya . Mulut Leni masih kaku sehingga masih terus terkatup.Dengan lidahku ku buka mulutnya dan lalu aku menciumnya dengan mesra. Nafas Leni terengah-engah. Mungkin dia susah bernafas ketika mulutnya kucium,atau karena dia bernafsu sehingga nafasnya memburu. Sekitar 5 menit aku menuntaskan mencium Leni. Selanjutnya giliran Ami.

“Gimana rasanya,” tanyaku.

“Enak juga kok,” kata Leni.

Leni dan Ami kubopong berbaring di kasurku aku lalu menindih keduanya dan kembali menciumi mereka. Tanganku tidak tinggal diam, tetapi merabai kedua dada mereka. Terasa ada daging yang menyembul sedikit di dadanya. Mereka ternyata sudah mulai tumbuh teteknya. Tetapi karena selama ini pakai baju tebal sehingga tidak tampak bahwa teteknya sudah mulai tumbuh..

Tidak puas merabai kedua teteknya tanganku satu persatu ke kedua cewek ini menelusup ke bawah kausnya . Mereka masih dilapisi lagi oleh kaus singlet tipis. Tanganku berhasil merabai tetek kecil keduanya. Aku lalu duduk diantara keduanya dan tanganku menarik kaus dalam mereka. “ Kakak mau ngapain, “ kata Leni.

“ Tenang aja, katanya kalian mau diajari. “ kataku.

Tangan Leni yang tadinya menahan agar kausnya tidak di singkap akhirnya membolehkan tanganku menelusup ke bawah kaus kutangnya. Terasa lembut dan kenyal kedua tetek mereka. Ami terasa lebih gemuk dibanding Leni, tetapi keduanya masih kecil pentilnya. Mereka kuminta duduk dan satu persatu aku bukai bagian atas pakaian mereka, sehingga keduanya telanjang dada.

 Ami dan Leni langsung otomatis menutup kedua teteknya dengan kedua tangan mereka. Mereka aku rebahkan lagi dan kini aku menciumi dada mereka yang baru tumbuh.Meski pentilnya masih kecil, tetapi sudah bereaksi atas rangsangan lidahku. Terasa ujung pentilnya mengeras kaku.

“Gimana rasanya,” tanyaku.
“Geli-geli gimana, gitu,” kata Ami.
 Bandar Poker IDN
Agen Poker Terpercaya Di Indonesia - Sambil kuciumi kedua tetek mereka sembari menjilat-jilat mereka mulai melenguh. Kesempatan birahi mereka mulai bangkit, tanganku langsung membekap selangkangan keduanya. Mereka tidak bereaksi ketika tanganku meremas-remas selangkangan mereka.

Merasa mereka tidak ada penolakan, pelan pelan tanganku menelusup ke dalam langsung ke celana dalam . Pertama tangan aku telusupkan ke memek Leni. Tangan Leni otomatis seperti mencegah tanganku mencapai memeknya, tetapi dia tidak bersungguh-sungguh menahan tanganku, karena ketika jari tengahku menemukan kelentitnya Leni langsung bergelinjang.

Tanganku yang satunya giliran menelusup ke dalam celana dalam Ami. Dia tidak menyadari tanganku sudah mendekati memeknya, karena putingnya sedang aku rangsang dengan jilatan lidahku. Ketika ujung jariku menyentuh clitorisnya, tangannya berusaha menarik tanganku, tetapi dari tenaganya kuketahui dia tidak sungguh-sungguh.

Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Uang Asli - Aku bangkit dan berbalik duduk ke arah kaki mereka diantara mereka yang sedang berbaring setengah telanjang. Tanganku kembali kususupkan dan menstimulasi kedua clitoris mereka. Keduanya bergelinjang gelinjang nikmat dan cairan mulai membasahi celah memeknya. Aku jadi penasaran bagaimana bentuk memek mereka.

Dari rabaanku memek mereka masih gundul dan menggunduk. Satu persatu celana mereka aku pelroti. Mereka pasrah saja sambil menutup mata. Terpampanglah dua gundukan dengan masing-masing belahan yang masih rapat. Ketika satu persatu aku kuak, terlihat warna merah jambu di dalamnya dan ujung lipatan bibir dalam yang mencuat.

Kukatakan kepada mereka bahwa aku akan memberi kenikmatan yang tinggi, tetapi harus bergantian satu persatu. Mereka pasrah saja, aku memulai dengan mengoral memek Ami. Baunya memang rada-rada pesing karena dia belum sempat cebok. Tapi bagiku tidak masalah, karena birahiku sudah menyingkirkan rasa jijik. Ketika lidahku menyentuh clitoris Ami dia menggelinjang. Menurut dia rasanya geli, tapi enak juga.

 Aku terus menyerang kelentit Ami sampai dia melonjak-lonjak. Cukup lama juga dia baru bisa mencapai orgasmenya sekitar 15 menit. Memek Ami berkedut-kedut dan ada sedikit cairan meleleh diantara belahan memeknya.
Ami tak kuasa membuka matanya dia terbujur. Sementara itu Leni yang penasaran bertanya ke Ami, “ Gimana Mi sakit nggak,”

Ami hanya menjawab singkat, “ enaaaaaak banget,” katanya dengan mata tetap tertutup. Badannya kututup sarung. Sebelum Leni mendapat giliran dia kuminta mencuci dulu memeknya. Leni mengikuti anjuranku dan kembali langsung kusuruh berbaring dengan posisi mengangkang dan kaki ditekuk. Memeknya sama sekali tidak berbau dan berwarna merah di dalamnya.
 QQ Online TerpercayaAku segera menyerang clitorisnya. Leni terkejut dan melonjak ketika clitorisnya tersentuh lidahku. Reaksi Leni lebih rame, dia mengerang-erang sambil berucap, “ aduh…..aduuuuh enaaaak,,,,,,,”
Aku terus menyerang clitorisnya . dia juga cukup lama mencapai orgasmenya sama seperti Ami mungkin sekitar 15 menit dia akhirnya mencapai orgasme dan kedua kakinya menjepit kepalaku dan rambutku dijambak-jambaknya dan ditekan ke arah memeknya. Mulutku merasa permukaan lubang vaginanya berkedut-kedut seperti pria sedang menyemprotkan sperma.

Leni berkeringat dan tidur terbujur. Keduanya langsung tidur terlelap. Sementara itu aku ngaceng berat. Ketika mereka tidur aku menonton TV duduk di bawah. Lama-lama aku merasa ngantuk juga.
Aku terbangun ketika merasa celanaku ada yang membuka, Kuintip kedua anak kecil itu berusaha membuka celana ku. Dengan agak bersusah payah mereka membuka semua celanaku. Kontolku tentu tidak bisa tinggal diam, dia langsung tegang mengacung. Apa kira-kira yang akan dilakukan kedua anak ini, batinku.

Ami meremas-remas batangku, sementara Leni menekan-nekan bijiku. Remasan Leni terlalu keras sehingga aku tidak bisa terus berpura-pura tidur. “ Kalian ngapain sih, kok nelanjangi kakak,” tanyaku.

“Gak adil dong masak kita aja yang telanjang, kita kan pengen juga ngliat barangnya kakak,” kata Leni.
Aku kembali berbaring dan dengan santai tanpa basa-basi kusuruh mereka menciumi kontolku. Mulanya kata mereka “jijik ah,”
“Gak adil dong memek kalian sudah kakak jilatin sampai kalian kelojotan, sekarang giliran kakak dong yang di senengi,” kataku.

Agen Bandar Poker Terpercaya
Domino - Ami mulai menunduk menciumi ujung penisku lalu dijilati. Leni lebih fokus ke bijiku. Dia menciumi dan juga menjilati. “ Isep,” kataku. Leni melahap kantong menyan sementara Ami melahap kepala kontolku. Aku seperti melayang kelangit ke tujuh merasakan nikmatnya hisapan mereka.

Tiba-tiba Ami bicara, “ Kak boleh gak kita nyoba kayak yang di film itu,”
“ Yang mana,” tanyaku.
“Itu yang barangnya laki dimasukin ke barangnya cewek,” kata Leni menyambung.
“Ah kalian belum bisa karena masih kecil, barang kakak kan besar, memek kalian masih kecil mana muat,” kataku.
“Ala dicoba aja kan gak apa-apa,” kata Leni ngotot.
“Ya udah tapi kalau sakit, kakak gak tanggung ya,” kataku.
Leni naik ke atas tubuhku di pegangnya penisku lalu diarahkannya ke lubang memeknya. Dia berusaha berkali-kali, tetapi selalu meleset.
“ Kok susah banget ya, di filim keliatannya gampang, “kata Leni.
“ Sini coba gua,” kata Ami.

Sebelum Ami mencoba, aku menyuruh mereka melumasi kepala penisku dengan body lotion biar licin. Ami mengambil body lotion dan melumuri seluruh kontolku sampai licin. Dia lalu ngangkang dan mengarahkan penisku ke lubang memeknya yang masih kecil. Kepala penisku terasa tepat berada di lubang memeknya.

Ami menekan badannya kebawah sambil meringis. “ Sakit ya, tapi di film kok enak keliatannya,”
“Masak sih coba sekarang gua kata Leni mengambil alih posisi.
Leni pun merasa memeknya sakit ketika kepala penisku masuk ke belahan memeknya.
Sementara penisku dijadikan eksprimen, kepalaku sudah nyut-nyutan karena nafsu sudah diubun-ubun.

“ Sekarang coba kakak yang masukin,” kataku sambil memerintahkan mereka berbaring.
Ami kukangkangkan dan kakinya kutekuk. Kepala penisku aku arahkan ke lubang kecil memeknya dan pelan-pelan kutekan. Kepala penisku bisa masuk, tapi masih terlalu ketat lubangnya. Aku tarik lagi sedikit lalu ku dorong. Begitu berkali-kali sampai penisku bisa masuk sekitar 5 cm. Terasa di dalam ada yang menghalangi. Aku berhenti tidak memaksa memecahkan selaput perawannya, karena khawatir mereka akan terluka.

Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Giliran Leni juga begitu, kepala kontolku bisa masuk, tapi juga mentok di selaput perawannya. Aku mengocoknya pelan-pelan sampai akahirnya aku mencapai orgasme dan kutarik keluar kontolku sebelum menyembur. Spermaku aku tampung di telapak tanganku sendiri.

“ Ih apaan itu kak, kok kentel-kentel kayak lem,” kata Ami.
Kujelaskan bahwa itulah sperma laki-laki yang bisa membuat cewek bunting kalau masuk kedalam memek. Mereka merasa ngeri. Namun setelah kujelaskan bahwa mereka belum bisa bunting sebelum mereka mendapat mensturasi. Jadi seandainya spermaku masuk ke dalam memek mereka, tetap aman . akhirnya mereka mengerti.

“Gimana rasanya disodok ****** kakak,” tanyaku.
“Sakit sih tapi rasanya penasaran aja gitu,” kata Amy.
Ya udah lain kali kita coba lagi, kalau dicoba berkali-kali baru tidak sakit, dan akhirnya enak.
“ Emang enaknya kayak apa sih,” kata Leni.
“Ya lebih enak dari yang kalian rasakan ketika kakak jilatin memek kalian tadi.”
“ Ah masak sih ada yang lebih enak dari yang tadi itu, rasanya jadi kepengen deh,” kata Ami.
“ Ya besok-besoklah kalau kalian sudah tidak sakit lagi, sekarang bekasnya masih sakit,” tanyaku.
“Iya dikit,” kata Leni.
“ Coba kalian jalan, sakit nggak,” pintaku.

Leni dan Ami mondar mandir dikamarku. Kelihatannya jalannya tidak aneh, jadi aku tidak perlu khawatir ketahuan orang tuanya bahwa memek mereka sudah aku sodok. Dua atau tiga hari kemudian mereka datang lagi.

“ Kak kita kepengen enak yang kayak hari itu dong,” kata mereka berdua.
“Emangnya memek kalian sudah gak sakit lagi,” tanyaku.
“Udah enggak kok,” kata Leni..
Gila emang dua cewek ini, sex maniak atau apa sih, batinku.
“Ya udah sana ke kamar mandi bersih-bersih sekalian gosok gigi,” kataku.
Mereka kembali mendatangiku setelah dari kamar mandi.
“Sekarang kakak menggarapnya satu-satu, siapa mau duluan,” tanyaku.

Leni maju. Aku duduk di dipanku dn Leni kupangku. Aku mulai melakukan foreplay dan menciuminya. Selanjutnya bajunya kubuka satu persatu. Teteknya aku kemot kiri dan kanan lalu celananya ku pelorotkan. Gila juga Leni tidak pakai celana dalam. Anak ini udah siap banget keliatannya.

Aku kangkangkan kaki Leni dan aku mulai mengoralnya. Leni menggelinjang-gelinjang sambil terus melenguh melampiaskan kenikmatan yang diarasakan. Kali ini dia lebih cepat mencapai orgasme. Belum 10 menit, kakinya sudah menjepit kepalaku dan memeknya berkedut-kedut. Ami yang mendapat giliran berikutnya sudah siap.

Dia hanya mengenakan celana dalam dan berkaus kutang. Ami aku pangku dan mulai melancarkan foreplay. Pertama dengan ciuman berikutnya membuka kausnya dan menghisap kedua putting susunya. Selanjutnya kupelorotkan celana dalamnya dan aku segera menyerbu memeknya dengan oral. Ami menggelinjang liar sehingga aku harus menahan badannya agar jilatanku tidak kepeleset ke mana-mana.

Ami rupanya juga melenguh-lenguh keras melampiaskan rasa nikmatnya. Dia juga cepat mencapai orgasme.Aku selanjutnya membuka baju dan celanaku lalu berusaha menyodokkan kontolku ke memek Ami yang kecil dan gundul.

Dengan bantuan body lotion kali ini kepala kontolku lebih mudah masuk. Aku mengocoknya pelan sampai Ami tidak merasa sakit karena memeknya disumpal kontolku. Pada garis terakhir dimana terdapat portal perawan, aku bertahan pada posisi mentok. Aku mengejan mengeraskan tegangan penisku.

Ami meringis katanya agak sakit. Ku kendorkan lagi lalu kutegangkan kembali. Begitu berkali-kali, sampai Ami terbiasa oleh ritmenya. Seterusnya sambil ku tekan sedikit, aku lalu menegangkan penisku. Terasa seperti bunyi kreek. Amy menjerit. Aku mengendorkan lagi. Dan istirahat sebentar. Setelah dia mengusai dirinya dan tidak terlalu merasa sakit aku mulai lagi dengan menegangkan penisku.

Rasanya sih ada kemajuan. Ketika kudorong sedikit kontolku bisa maju sedikit. Aku terus menengangkan dan melemaskan sambil terus sedikit mendorong sampai akhirnya terasa separuh penisku sudah terbenam di memek Ami. Aku mencoba menarik dan mendorong penisku pelan-pelan. Ami meringis, katanya agak perih. Aku minta dia menahannya sebentar, karena lubang memeknya belum terbuka seluruhnya. Setelah gerakan maju mundur berlangsung 10 kali, rasa sakit dan perih yang dirasakan Ami agak berkurang. Aku mencoba lagi mendorong pelan-pelan lebih jauh. Penisku bisa masuk terus pelan-pelan sampai akhirnya tenggelam seluruhnya.

Agen Bandar Poker Terpercaya
Terasa liang vagina ami hangat dan ketat sekali. Aku mulai melakukan gerakan bersetubuh secara normal namun dengan gerakan hati-hati. Ami masih merasakan sakit, tetapi tidak terlalu mengganggu karena lubang vaginanya sudah licin. Ketatnya cengkeraman memek Amy membuat aku tidak mampu bertahan sehingga kusemprotkan sepermaku di dalam memeknya. “ Apaan kak kok anget-anget,” kata Ami.

“Spermaku keluar di dalam,” kataku

Ketika kucabut pelan-pelan setelah penisku agak mengendor, terlihat ada sedikit darah. Di permukaan lubang memek Ami mengalir spermaku bercampur juga dengan sedikti darah.
Aku segera melapisi bawah pantatnya dengan handuk kecil agar tidak meleleh ke tempat tidurku. Lalu kulapkan lelehan mani dari memek Ami sampai bersih. Dia kuminta istirahat dulu sebentar.
Ami tertidur sekitar 15 menit. Ketika bangun dia merasakan memeknya agak perih. Aku agak khawatir juga apakah dia bisa jalan dengan memek yang luka itu. Ketika dia jalan ke kamar mandi kelihatannya jalannya normal.

“ Gimana Mi rasanya,” tanya Leni penuh selidik.
“ Sakit sih tapi enak juga kok rasanya di dalam ngeganjal, coba deh lu pasti keenakan, “ kata Ami.

Leni kubopong lalu aku pangku . Aku mulai mencumbuinya dengan penuh perasaan. Leni membalasnya dengan kepasrahan. Nafas Leni mulai memburu ketika lehernya aku ciumi. Leni kubaringkan di sebelah Ami lalu kuciumi kedua susunya yang kecil. Aku agak gemas juga melihat setumpuk daging kecil di dada Leni, tetapi kalau aku remas terlalu kuat dia mengeluh rasanya sakit.
Aku mempersiapkan diri untuk ronde kedua ku.

Tugasku kali ini adalah menjebol keperawanan Leni. Seluruh penisku aku lumuri body lotion, demikian juga permukan memek Leni. Kakinya kukangkangkan dan kulipat keatas. Lubang memeknya menganga berwarna merah. Terlihat sedikit celah dan lipatan bibir dalam yang mencuat keluar di bagian atasnya. Sambil bersimpuh kuarahkan kepala penisku ke lubang memek Leni secara hati-hati. Setelah terasa pas aku dorong pelan-pelan agar melesat ke dalam. Leni meringis sakit. Kepala kontolku berhasil dibenamkan.

Kucabut lagi sedikit lalu kudorong. Bagitu berulang kali sampai lubang depan memeknya terasa melonggar. Aku menekan lagi perlahan-lahan sampai akhirnya terhenti oleh rintangan selaput keperawanan Leni. Aku mengubah posisiku menindih Leni dan badanku bertopang pada kedua siku. Aku melakukan gerakan maju mundur sedikit demi sedikit, sampai rasanya agak leluasa dan akhirnya terhenti di rintangan itu. Seperti teknik menjebol keperawanan Ami, aku mengeraskan penisku sambil agak menekan. Leni meringis lagi. Kukendorkan lalu kukencangkan sambil sedikit tekanan ke dalam. Saat kutegangkan terasa kepala penisku menembus sesuatu.

Aku terus menekan pelan sambil terus menengangkan dan melemaskan. Penisku yang menegang seolah-olah membuka jalan di dalam liang vagina Leni. Aku merasa penisku maju sedikit demi sedikit ke dalam liangnya. Leni kelihatannya tidak merasa sesakit Ami. Aku pun tidak merasa menembus selaput. Perlahan-lahan dalam waktu cukup lama sekitar 10 menitan barulah akhirnya seluruh penisku terbenam.

Ketika kutarik pelan Leni meringis. Aku melakukan gerakan maju mundur dengan ritme yang pelan sekali, sampaia terasa lubang vagina Leni terlumasi. Halangan terhadap gerakanku relatif tidak terlalu sulit, sehingga aku mulai bisa menggenjot dengan gerakan yang makin cepat. Leni masih meringis, ringis, tetapi nafasnya terus memburu. Aku mencoba memcah kosentrasi Leni terhadap rasa sakit di vaginanya dengan menciuminya secara ganas.

Karena pecah kosentrasinya Leni tidak merintih lagi dia malah memelukku erat sekali. Kadang-kadang pinggulnya bergoyang. Mungkin karena ini ronde keduaku, maka orgasmeku terasa masih jauh. Aku merubah posisi dengan bersimpuh lalu pelan-pelan kutarik badan Leni yang kecil agar bangun merapat ke badanku. Setelah ia berada di posisi pangkuanku aku memutar dan menrunkan kedua kakiku ke bawah tempat tidur. Leni dalam posisi kupangku kuarahkan agar dia menggerakkan pinggulnya maju mundur. Rasanya penisku seperti diremas-remas vagina Leni.

Kakinya kuminta melingkar ke badanku, dan pelan-pelan aku bangkit dan posisi Leni seperti kugendong pinggulnya kupegangi dan kugerakkan maju mundur. Sensasi luar biasa, tetapi terus terang rasanya tidak nyaman dan lama-lama melelahkan juga. Aku kembali ke tempat tidur dan pelan=pelan sambil menjaga agar kontolku tidak terlepas aku berbaring dan Leni berada di atasku menindih. Dia kuajari melakukan gerakan naik turun. Gerakan naik turunnya tidak terkontrol sehingga penisku lepas. Ketika kusodokkan ke dalam memeknya relatif agak mudah masuk.

Untuk mengontrol gerakannya aku terpaksa menahan pantatnya agar tidak menarik terlalu jauh Leni merasa lelah pada posisi itu. Kulepas kontolku dari cengkeraman memek Leni. Dia kuatur pada posisi merangkak dan aku menghunjam penisku dari arah belakang. Penisku agak mudah masuk dan aku menggenjotnya . Kontras sekali besarnya kedua badan kami. Badanku yang besar berhadapan dengan cewek imut yang masih kecil. Aku terus menyodok memeknya sampai terasa agak lelah. Kami kembali keposisi misionaris dan aku berkonsentrasi menyetubuhi Leni.

Orgasmeku mulai meremang dan aku menggenjot makin cepat, sampai akhirnya muncrat juga spermaku ke dalam liang vagina Leni. Terasa sekali lelahnya badanku sehingga aku melepas penisku dari memek Leni dan langsung terkapar di tikar. Kulihat bekas sodokanku di memek Leni meinggalkan celah lubang yang cukup besar. Air maniku meleleh dari celah lubangnya berwarna agak kemerah-merahan. Spermaku bercampur dengan darah keperawanan Leni.

“ Gimana Len, enak apa sakit,” tanya Ami.
“ Enak juga kok, mulanya sih agak sakit, tapi lama-lama gak gitu kerasa,” kata Leni.

Kami mengakhiri sesi itu denganmandi bersama. Setelah segar, kami menonton TV dan tidak lama kemudian mereka pamit pulang. Aku memperhatikan jalannnya kedua gadis kecil itu, apakah terlihat agak aneh. Sebab kalau dia jalan sambil menahan rasa sakit, bisa bisa aku didamprat orang tua mereka berdua. INFO FREE CHIP

Seminggu lebih mereka berdua tidak muncul. Aku tentu saja khawatir, bahwa kedua orang tuanya tau bahwa anaknya dientot orang lalu dimarahi dan dihukum tidak boleh keluar rumah. Aku merasa tidak tenang, sehingga aku sering pulang ke gudang tuaku agak malam.

Namun dihari Minggu , pagi-pagi kedua anak itu sudah muncul dengan wajah cerianya. Ketika kutanya kenapa sudahlama nggak muncul. Ternyata jawaban mereka tidak seperti yang kukhawatirkan. Mereka malah minta bermain lagi seharian minggu ini. Keduanya sudah membawa bungkusan makanan untuk persediaan makan siang kami . Dengan demikian kami seharian bisa melakukan sex party sampai sore.

Aku hari itu melakukan sex maraton sampai 5 kali ejakulasi. Leni dan Ami pada persetubuhan kali ini mulai bisa mencapai orgasme. Mereka heboh sekali jika mencapai orgsmenya karena menjerit-jerit. Untung aku mengeraskan suara televisiku. Khawatir juga terdengar oleh anak-anak yang main di bawah sana.

Aku seterusnya seperti budak sex mereka berdua sampai mereka lulus SMP. Paling tidak seminggu dua kali mereka minta jatah. Ketika aku katakan, mengapa tidak pacaran saja. Menurut mereka , teman cowoknya pada culun-culun dan bego. Lagi pula mereka khawatir jika berhubungan badan dengan teman cowonya nanti diceritakan ke temen-temennya. Mereka merasa lebih safe melakukan denganku, karena kami bisa saling menjaga rahasia. ENDAgen Bandar Poker Terpercaya

Tuesday, December 18, 2018

Cerita Seks - Perkosa Istri Tetanggaku

by on December 18, 2018
Agen Bandar Poker Terpercaya -  Awalnya aku tak terlalu tertarik dengan pasangan suami-istri muda yang baru tinggal di samping rumahku itu. Cerita Seks - Perkosa Istri Tetanggaku Suaminya yang bernama Bram, berusia sekitar 32 tahun, merupakan seorang pria dengan wajah tirus dan dingin. Sangat mahal senyum. Online Poker

Sedang istrinya, seorang wanita 23 tahun, bertubuh sintal yang memiliki sepasang mata membola cantik, raut wajah khas wanita Jawa. Tak beda jauh dengan suaminya, dia juga terlihat kaku dan tertutup. Tapi watak itu, agaknya lebih disebabkan oleh sikap pendiam dan pemalunya. Sehari-harinya, dia selalu mengenakan pakaian kebaya. Latar belakang kehidupan pedesaan wanita berambut ikal panjang ini, terlihat masih cukup kental, Jakarta tak membuatnya berubah.
 Cerita Seks - Perkosa Istri Tetanggaku

NONTON FILM BOKEP JAV TERUPDATE 2018

Bandar Poker IDN - Aku hanya sempat bicara dan bertemu lebih dekat dengan pasangan ini, dihari pertama mereka pindah. Saat mengangkat barang-barangnya, aku kebetulan baru pulang dari jogging dan lewat di depan pintu pagar halaman rumah yang mereka kontrak. Setelah itu, aku tak pernah lagi kontak dengan keduanya. Aku juga tak merasa perlu untuk mengurusi mereka. Perasaan dan pikiranku mulai berubah, khususnya terhadap si Istri yang bernama Maryati, ketika suatu pagi bangun dari tidur aku duduk di balik jendela. Dari arah sana, secara kebetulan, juga melalui jendela kamarnya, aku menyaksikan si Istri sedang melayani suaminya dengan sangat telaten dan penuh kasih.

Mulai menemani makan, mengenakan pakaian, memasang kaos kaki, sepatu, membetulkan letak baju, sampai ketika mencium suaminya yang sedang bersiap-siap untuk turun kerja, semua itu kusaksikan dengan jelas. Aku punya kesimpulan wanita lumayan cantik itu sangat mencintai pasangan hidupnya yang berwajah dingin tersebut. Entah mengapa, tiba-tiba saja muncul pertanyaan nakal di otakku. Apakah Istri seperti itu memang memiliki kesetiaan yang benar-benar tulus dan jauh dari pikiran macam-macam terhadap suaminya? Sebutlah misalnya berhayal pada suatu ketika bisa melakukan petualangan seksual dengan lelaki lain? Apakah seorang istri seperti itu mampu bertahan dari godaan seks yang kuat, jika pada suatu ketika, dia terposisikan secara paksa kepada suatu kondisi yang memungkinkannya bermain seks dengan pria lain?

Apakah dalam situasi seperti itu, dia akan melawan, menolak secara total meski keselamatannya terancam? Atau apakah dia justru melihatnya sebagai peluang untuk dimanfaatkan, dengan dalih ketidakberdayaan karena berada dibawah ancaman? Pertanyaan-pertanyaan itu, secara kuat menyelimuti otak dudaku yang memang kotor dan suka berhayal tentang penyimpangan seksual. Sekaligus juga akhirnya melahirkan sebuah rencana biadab, yang jelas sarat dengan resiko dosa dan hukum yang berat. Aku ingin memperkosa Maryati! Wuah! Tapi itulah memang tekad yang terbangun kuat di otak binatangku. Sesuatu yang membuatmu mulai hari itu, secara diam-diam melakukan pengamatan dan penelitian intensif terhadap pasangan suami istri muda tersebut.
Agen Bandar Poker Terpercaya
QQ Online Terpercaya - Kuamati, kapan keduanya mulai bangun, mulai tidur, makan dan bercengkrama. Kapan saja si Suami bepergian ke luar kota lebih dari satu malam, karena tugas perusahaannya sebuah distributor peralatan elektronik yang cukup besar. Dengan kata lain, kapan Maryati, wanita dengan sepasang buah dada dan pinggul yang montok sintal itu tidur sendirian di rumahnya. Untuk diketahui, pasangan ini tidak punya pembantu. Saat itulah yang bakal kupilih untuk momentum memperkosanya. Menikmati bangun dan lekuk-lekuk tubuhnya yang memancing gairah, sambil menguji daya tahan kesetiaannya sebagai istri yang bisa kukategorikan lumayan setia. Sebab setiap suaminya bepergian atau sedang keluar, wanita ini hanya mengunci diri di dalam rumahnya.

Selama ini bahkan dia tak pernah kulihat meski hanya untuk duduk-duduk di terasnya yang besar. Itu ciri Ibu Rumah Tangga yang konservatif dan kukuh memegang tradisi sopan-santun budaya wanita timur yang sangat menghormati suami. Meski mungkin mereka sadar, seorang suami, yang terkesan sesetia apapun, jika punya peluang dan kesempatan untuk bermain gila, mudah terjebak ke sana. Aku tahu suaminya, si Bram selalu bepergian keluar kota satu atau dua malam, setiap hari Rabu. Apakah benar-benar untuk keperluan kantornya, atau bisa jadi menyambangi wanita simpanannya yang lain. Dan itu bukan urusanku. Yang penting, pada Rabu malam itulah aku akan melaksanakan aksi biadabku yang mendebarkan. Semua tahapan tindakan yang akan kulakukan terhadap wanita yang di mataku semakin menggairahkan itu, kususun dengan cermat.
 Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Aku akan menyelinap ke rumahnya hanya dengan mengenakan celana training minus celana dalam, serta baju kaos ketat yang mengukir bentuk tubuh bidangku. Buat Anda ketahui, aku pria macho dengan penampilan menarik yang gampang memaksa wanita yang berpapasan denganku biasanya melirik. Momen yang kupilih, adalah pada saat Maryati akan tidur. Karena berdasarkan hasil pengamatanku, hanya pada saat itu, dia tidak berkebaya, cuma mengenakan daster tipis yang (mungkin) tanpa kutang. Aku tak terlalu pasti soal ini, karena cuma bisa menyaksikannya sekelebat saja lewat cara mengintip dari balik kaca jendelanya dua hari lalu. Kalau Maryati cuma berdaster, berarti aku tak perlu disibukkan untuk melepaskan stagen, baju, kutang serta kain yang membalut tubuhnya kalau lagi berkebaya.

Sedang mengapa aku cuma mengenakan training spack tanpa celana dalam, tahu sendirilah. Aku menyelinap masuk ke dalam rumahnya lewat pintu dapur yang terbuka petang itu. Saat Maryati pergi mengambil jemuran di kebun belakangnya, aku cepat bersembunyi di balik tumpukan karton kemasan barang-barag elektronik yang terdapat di sudut ruangan dapurnya. Dari sana, dengan sabar dan terus berusaha untuk mengendalikan diri, wanita itu kuamati sebelum dia masuk ke kamar tidurnya. Dengan mengenakan daster tipis dan ternyata benar tanpa kutang kecuali celana dalam di baliknya. Si Istri Setia itu memeriksa kunci-kunci jendela dan pintu rumahnya. Dari dalam kamarnya terdengar suara acara televisi cukup nyaring.

Nah, pada saat dia akan masuk ke kamar tidurnya itulah, aku segera memasuki tahapan berikut dari strategi memperkosa wanita bertubuh sintal ini. Dia kusergap dari belakang, sebelah tanganku menutup mulutnya, sedang tangan yang lain secara kuat mengunci kedua tangannya. Maryati terlihat tersentak dengan mata terbeliak lebar karena terkejut sekaligus panik dan ketakutan. Dia berusaha meronta dengan keras. Tapi seperti adegan biasa di film-film yang memperagakan ulah para bajingan, aku cepat mengingatkannya untuk tetap diam dan tidak bertindak bodoh melakukan perlawanan. Hanya bedanya, aku juga mengutarakan permintaan maaf. “Maafkan saya Mbak. Saya tidak tahan untuk tidak memeluk Mbak. Percayalah, saya tidak akan menyakiti Mbak.

Dan saya bersumpah hanya melakukan ini sekali. Sekali saja,” bisikku membujuk dengan nafas memburu akibat nafsu dan rasa tegang luar biasa. Maryati tetap tidak peduli. Dia berusaha mengamuk, menendang-nendang saat kakiku menutup pintu kamarnya dan tubuhnya kepepetkan ke dinding. “Kalau Mbak ribut, akan ketahuaan orang. Kita berdua bisa hancur karena malu dan aib. Semua ini tidak akan diketahui orang lain. Saya bersumpah merahasiakannya sampai mati, karena saya tidak mau diketahui orang lain sebagai pemerkosa,” bisikku lagi dengan tetap mengunci seluruh gerakan tubuhnya. Tahapan selanjutnya, adalah menciumi bagian leher belakang dan telinga wanita beraroma tubuh harum merangsang itu.
 Bandar Poker IDN
Agen Poker Terpercaya Di Indonesia - Sedang senjataku yang keras, tegang, perkasa dan penuh urat-urat besar, kutekankan secara keras ke belahan pantatnya dengan gerakan memutar, membuat Maryati semakin terjepit di dinding. Dia mencoba semakin kalap melawan dan meronta, namun apalah artinya tenaga seorang wanita, di hadapan pria kekar yang sedang dikuasai nafsu binatang seperti diriku. Aksi menciumi dan menekan pantat Maryati terus kulakukan sampai lebih kurang sepuluh menit. Setelah melihat ada peluang lebih baik, dengan gerakan secepat kilat, dasternya kusingkapkan. Celana dalamnya segera kutarik sampai sobek ke bawah, dan sebelum wanita ini tahu apa yang akan kulakukan, belahan pantatnya segera kubuka dan lubang anusnya kujilati secara buas.

Maryati terpekik. Sebelah tanganku dengan gesit kemudian menyelinap masuk diantara selangkangannya dari belakang dan meraba serta meremas bagian luar kemaluannya, tapi membiarkan bagian dalamnya tak terjamah. Strategiku mengingatkan belum waktunya sampai ke sana. Aksi menjilat dan meremas serta mengusap-usap ini kulakukan selama beberapa menit. Maryati terus berusaha melepaskan diri sambil memintaku menghentikan tindakan yang disebutnya jahanam itu. Dia berulang-ulang menyebutku binatang dan bajingan. Tak soal. Aku memang sudah jadi binatang bajingan. Dan sekarang sang bajingan sudah tanpa celana, telanjang sebagian. “Akan kulaporkan ke suamiku,” ancamnya kemudian dengan nafas terengah-engah. Aku tak menyahut sambil bangkit berdiri serta menciumi pundaknya.

Lalu menempelkan batang perkasaku yang besar, tegang dan panas diantara belahan pantatnya. Menekan dan memutar-mutarnya dengan kuat di sana. Sedang kedua tanganku menyusup ke depan, meraba, meremas dan memainkan puting buah dada besar serta montok wanita yang terus berjuang untuk meloloskan diri dari bencana itu. “Tolong Mas Dartam, lepaskan aku. Kasihani aku,” ratapnya. Aku segera menciumi leher dan belakang telinganya sambil berbisik untuk membujuk, sekaligus memprovokasi. “Kita akan sama-sama mendapat kepuasan Mbak. Tidak ada yang rugi, karena juga tidak akan ada yang tahu. Suamimu sedang keluar kota. Mungkin juga dia sedang bergulat dengan wanita lain. Apakah kau percaya dia setia seperti dirimu,” bujukku mesra. “Kau bajingan terkutuk,” pekiknya dengan marah.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Uang Asli - Sebagai jawabannya, tubuh putih yang montok dan harum itu (ciri yang sangat kusenangi) kali ini kupeluk kuat-kuat, lalu kuseret ke atas ranjang dan menjatuhnya di sana. Kemudian kubalik, kedua tangannya kurentangkan ke atas. Selanjutnya, ketiak yang berbulu halus dan basah oleh keringat milik wanita itu, mulai kuciumi. Dari sana, ciumanku meluncur ke sepasang buah dadanya. Menjilat, menggigit-gigit kecil, serta menyedot putingnya yang terasa mengeras tegang. “Jangan Mas Darta. Jangan.. Tolong lepaskan aku.” Wanita itu menggeliat-geliat keras. Masih tetap berusaha untuk melepaskan diri. Tetapi aku terus bertindak semakin jauh. Kali ini yang menjadi sasaranku adalah perutnya. Kujilat habis, sebelum pelan-pelan merosot turun lebih ke bawah lalu berputar-putar di bukit kemaluannya yang ternyata menggunung tinggi, mirip roti.

Sementara tanganku meremas dan mempermainkan buah dadanya, kedua batang paha putih dan mulusnya yang menjepit rapat, berusaha kubuka. Maryati dengan kalap berusaha bangun dan mendorong kepalaku. Kakinya menendang-nendang kasar. Aku cepat menjinakkannya, sebelum kaki dan dengkul yang liar itu secara telak membentur dua biji kejantannanku. Bisa celaka jika itu terjadi. Kalau aku semaput, wanita ini pasti lolos. Setelah berjuang cukup keras, kedua paha Maryati akhirnya berhasil kukuakkan. Kemudian dengan keahlian melakukan cunnilingus yang kumiliki dari hasil belajar, berteori dan berpraktek selama ini, lubang dan bibir kelamin wanita itu mulai menjadi sasaran lidah dan bibirku. Tanpa sadar Maryati terpekik, saat kecupan dan permainan ujung lidahku menempel kuat di klitorisnya yang mengeras tegang.

Kulakukan berbagai sapuan dan dorongan lidah ke bagian-bagian sangat sensitif di dalam liang senggamanya, sambil tanganku terus mengusap, meremas dan memijit-mijit kedua buah dadanya. Maryati menggeliat, terguncang dan tergetar, kadang menggigil, menahan dampak dari semua aksi itu. Kepalanya digeleng-gelengkan secara keras. Entah pernyataan menolak, atau apa. Sambil melakukan hal itu, mataku berusaha memperhatikan permukaan perut Si Istri Setia ini. Dari sana aku bisa mempelajari reaksi otot-otot tubuhnya, terhadap gerakan lidahku yang terus menyeruak masuk dalam ke dalam liang senggamanya. Dengan sentakan-sentakan dan gelombang di bagian atas perut itu, aku akan tahu, di titik dan bagian mana Maryati akan merasa lebih terangsang dan nikmat.

Gelombang rangsangan yang kuat itu kusadari mulai melanda Maryati secara fisik dan emosi, ketika perlawanannya melemah dan kaki serta kepalanya bergerak semakin resah. Tak ada suara yang keluar, karena wanita ini menutup bahkan menggigit bibirnya. Geliat tubuhnya bukan lagi refleksi dari penolakan, tetapi (mungkin) gambaran dari seseorang yang mati-matian sedang menahan kenikmatan. Berulang kali kurasakan kedua pahanya bergetar. Kemaluannya banjir membasah. Ternyata benar analisa otak kotorku beberapa pekan lalu. Bahwa sesetia apapun seorang Istri, ada saat di mana benteng kesetiaan itu ambruk, oleh rangsangan seksual yang dilakukan dalam tempo relatif lama secara paksa, langsung, intensif serta tersembunyi oleh seorang pria ganteng yang ahli dalam masalah seks. Maryati telah menjadi contoh dari hal itu.

Mungkin juga ketidakberdayaan yang telah membuatnya memilih untuk pasrah. Tetapi rasanya aku yakin lebih oleh gelora nafsu yang bangkit ingin mencari pelampiasan akibat rangsangan yang kulakukan secara intensif dan ahli di seluruh bagian sensitif tubuhnya. Aksiku selanjutnya adalah dengan memutar tubuh, berada di atas Maryati, memposisikan batang kejantananku tepat di atas wajah wanita yang sudah mulai membara dibakar nafsu birahi itu. Aku ingin mengetahui, apa reaksinya jika terus kurangsang dengan batang perkasaku yang besar dan hangat tepat berada di depan mulutnya. Wajahku sendiri, masih berada diantara selangkangannyadengan lidah dan bibir terus menjilat serta menghisap klitoris dan liang kewanitaannya.

Paha Maryati sendiri, entah secara sadar atau tidak, semakin membuka lebar, sehingga memberikan kemudahan bagiku untuk menikmati kelaminnya yang sudah membanjir basah. Mulutnya berulangkali melontarkan jeritan kecil tertahan yang bercampur dengan desisan. Aksi itu kulakukan dengan intensif dan penuh nafsu, sehingga berulang kali kurasakan paha serta tubuh wanita cantik itu bergetar dan berkelojotan. Beberapa menit kemudian mendadak kurasa sebuah benda basah yang panas menyapu batang kejantananku, membuatku jadi agak tersentak. Aha, apalagi itu kalau bukan lidah si Istri Setia ini. Berarti, selesailah sudah seluruh perlawanan yang dibangunnya demikian gigih dan habis-habisan tadi. Wanita ini telah menyerah.

Namun sayang, jilatan yang dilakukannya tadi tidak diulanginya, meski batang kejantananku sudah kurendahkan sedemikian rupa, sehingga memungkinkan mulutnya untuk menelan bagian kepalanya yang sudah sangat keras, besar dan panas itu. Boleh jadi wanita ini merasa dia telah menghianati suaminya jika melakukan hal itu, menghisap batang kejantanan pria yang memperkosanya! Tak apa. Yang penting sekarang, aku tahu dia sudah menyerah. Aku cepat kembali membalikkan tubuh. Memposisikan batang kejantananku tepat di depan bukit kewanitaannya yang sudah merekah dan basah oleh cairan dan air ludahku. Aku mulai menciumi pipinya yang basah oleh air mata dan lehernya. Kemudian kedua belah ketiaknya. Maryati menggelinjang liar sambil membuang wajahnya ke samping. Tak ingin bertatapan denganku.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Domino - Buah dadanya kujilati dengan buas, kemudian berusaha kumasukan sedalam-dalamnya ke dalam mulutku. Tubuh Maryati mengejang menahan nikmat. Tindakan itu kupertahankan selama beberapa menit. Kemudian batang kejantananku semakin kudekatkan ke bibir kemaluannya. Ah.., wanita ini agaknya sudah mulai tidak sabar menerima batang panas yang besar dan akan memenuhi seluruh liang sanggamanya itu. Karena kurasa pahanya membentang semakin lebar, sementara pinggulnya agak diangkat membuat lubang sanggamanya semakin menganga merah. “Mbak Mar sangat cantik dan merangsang sekali. Hanya lelaki yang beruntung dapat menikmati tubuhmu yang luar biasa ini,” gombalku sambil menciumi pipi dan lehernya.

“Sekarang punyaku akan memasuki punya Mbak. Aku akan memberikan kenikmatan yang luar biasa pada Mbak. Sekarang nikmatilah dan kenanglah peristiwa ini sepanjang hidup Mbak.” Setelah mengatakan hal itu, sambil menarik otot di sekitar anus dan pahaku agar ketegangan kelaminku semakin meningkat tinggi, liang kenikmatan wanita desa yang bermata bulat jelita itu, mulai kuterobos. Maryati terpekik, tubuhnya menggeliat, tapi kutahan. Batang kejantananku terus merasuk semakin dalam dan dalam, sampai akhirnya tenggelam penuh di atas bukit kelamin yang montok berbulu itu. Untuk sesaat, tubuhku juga ikut bergetar menahan kenikmatan luar biasa pada saat liang kewanitaan wanita ini berdenyut-deyut menjepitnya.

Tubuhku kudorongkan ke depan, dengan pantat semakin ditekan ke bawah, membuat pangkal atas batang kejantananku menempel dengan kuat di klitorisnya. Maryati melenguh gelisah. Tangannya tanpa sadar memeluk tubuhku dengan punggung melengkung. Kudiamkan dia sampai agak lebih tenang, kemudian mulailah gerakan alamiah untuk coitus yang membara itu kulakukan. Maryati kembali terpekik sambil meronta dengan mulut mendesis dan melengguh. Tembakan batang kejantananku kulakukan semakin cepat, dengan gerakan berubah-ubah baik dalam hal sudut tembakannya, maupun bentuknya dalam melakukan penetrasi. Kadang lurus, miring, juga memutar, membuat Maryati benar-benar seperti orang kesurupan.

Wanita ini kelihatanya sudah total lupa diri. Tangannya mencengkram pundakku, lalu mendadak kepalanya terangkat ke atas, matanyaterbeliak, giginya dengan kuat menggigit pundakku. Dia orgasme! Gerakan keluar-masuk batang kejantananku kutahan dan hanya memutar-mutarnya, mengaduk seluruh liang sanggama Maryati, agar bisa menyentuh dan menggilas bagian-bagian sensitif di sana. Wanita berpinggul besar ini meregang dan berkelonjotan berulang kali, dalam tempo waktu sekitar dua puluh detik. Semuanya kemudian berakhir. Mata dan hidungnya segera kuciumi. Pipinya yang basah oleh air mata, kusapu dengan hidungku. Tubuhnya kupeluk semakin erat, sambil mengatakan permintaan maaf atas kebiadabanku. Maryati cuma membisu. Kami berdua saling berdiaman.

Kemudian aku mulai beraksi kembali dengan terlebih dahulu mencium dan menjilati leher, telinga, pundak, ketiak serta buah dadanya. Kocokan kejantananku kumulai secara perlahan. Kepalanya kuarahkan ke bagian-bagian yang sensitif atau G-Spot wanita ini. Hanya beberapa detik kemudian, Maryati kembali gelisah. Kali ini aku bangkit, mengangkat kedua pahanya ke atas dan membentangkannya dengan lebar, lalu menghujamkan batang perkasaku sedalam-dalamnya. Maryati terpekik dengan mata terbeliak, menyaksikan batang kejantananku yang mungkin jauh lebih besar dari milik suaminya itu, berulang-ulang keluar masuk diantara lubang berbulu basah miliknya. Matanya tak mau lepas dari sana. Kupikir, wanita ini terbiasa untuk berlaku seperti itu, jika bersetubuh. Wajahnya kemudian menatap wajahku. “Mas…” bisiknya.

Aku mengangguk dengan perasaan lebih terangsang oleh panggilan itu, kocokanbatang kejantananku kutingkatkan semakin cepat dan cepat, sehingga tubuh Maryati terguncang-guncang dahsyat. Pada puncaknya kemudian, wanita ini menjatuhkan tubuhnya di tilam, lalu menggeliat, meregang sambil meremas sprei. Aku tahu dia akan kembali memasuki saat orgasme keduanya. Dan itu terjadi saat mulutnya melontarkan pekikan nyaring, mengatasi suara Krisdayanti yang sedang menyanyi di pesawat televisi di samping ranjang. Pertarungan seru itu kembali usai. Aku terengah dengan tubuh bermandi keringat, di atas tubuh Maryati yang juga basah kuyup.

Matanya kuciumi dan hidungnya kukecup dengan lembut. Detak jantungku terasa memacu demikian kuat. Kurasakan batang kejantananku berdenyut-denyut semakin kuat. Aku tahu, ini saat yang baik untuk mempersiapkan orgasmeku sendiri. Tubuh Maryati kemudian kubalikkan, lalu punggungnya mulai kujilati. Dia mengeluh. Setelah itu, pantatnya kubuka dan kunaikkan ke atas, sehingga lubang anusnya ikut terbuka. Jilatan intensifku segera kuarahkan ke sana, sementara jariku memilin dan mengusap-usap klitorisnya dari belakang. Maryati berulang kali menyentakkan badannya, menahan rasa ngilu itu. Namun beberapa menit kemudian, keinginan bersetubuhnya bangkit kembali.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Tubuhnya segera kuangkat dan kuletakkan di depan toilet tepat menghadap cermin besar yang ada di depannya. Dia kuminta jongkok di sana, dengan membuka kakinya agak lebar. Setelah itu dengan agak tidak sabar, batang kejantananku yang terus membesar keras, kuarahkan ke kelaminnya, lalu kusorong masuk sampai ke pangkalnya. Maryati kembali terpekik. Dan pekik itu semakin kerap terdengar ketika batang kejantananku keluar masuk dengan cepat di liang sanggamanya. Bahkan wanita itu benar-benar menjerit berulangkali dengan mata terbeliak, sehingga aku khawatir suaranya bisa didengar orang di luar. Wanita ini kelihatannya sangat terangsang dengan style bersetubuh seperti itu.

Selain batang kejantananku terasa lebih dahsyat menerobos dan menggesek bagian-bagian sensitifnya, dia juga bisa menyaksikan wajahku yang tegang dalam memompanya dari belakang. Dan tidak seperti sebelumnya, Maryati kali ini dengan suara gemetar mengatakan dia akan keluar. Aku cepat mengangkat tubuhnya kembali ke ranjang. Menelentangkannya di sana, kemudian menyetubuhinya habis-habisan, karena aku juga sedang mempersiapkan saat orgasmeku. Aku akan melepas bendungansperma di kepala kejantananku, pada saat wanita ini memasuki orgasmenya. Dan itu terjadi, sekitar lima menit kemudian. Maryati meregang keras dengan tubuh bergetar. Matanya yang cantik terbeliak. Maka orgasmeku segera kulepas dengan hujaman batang kejantanan yang lebih lambat namun lebih kuat serta merasuk sedalam-dalamnya ke liang kewanitaan Maryati. INFO FREE CHIP

Kedua mata wanita itu kulihat terbalik, Maryati meneriakkan namaku saat spermaku menyembur berulang kali dalam tenggang waktu sekitar delapan detik ke dalam liang sanggamanya. Tangannya dengan kuat merangkul tubuhku dan tangisnya segera muncul. Kenikmatan luar biasa itu telah memaksa wanita ini menangis. Aku memejamkan mata sambil memeluknya dengan kuat, merasakan nikmatnya orgasme yang bergelombang itu. Ini adalah orgasmeku yang pertama dan penghabisanku dengan wanita ini. Aku segera berpikir untuk berangkat besok ke Kalimantan, ke tempat pamanku. Mungkin seminggu, sebulan atau lebih menginap di sana.  ENDAgen Bandar Poker Terpercaya

Monday, December 17, 2018

Cerita Seks - Sedarah Puas Dengan Istri Ipar Pun Di Hajar

by on December 17, 2018
Agen Bandar Poker Terpercaya -  Aku memang ketagihan bermain cinta dengan wanita setengah baya alias STW. Cerita Seks - Sedarah Puas Dengan Istri Ipar Pun Di Hajar Ada lagi pengalaman nyata yang kualami. Pengalamanku menaklukkan kakak iparku yang pendiam dan agak religius. Online Poker Entah setan mana yang merasuki diriku karena aku menjerumuskan orang baik-baik kedalam neraka nafsu.

Kejadiannya begini, suatu hari rumahku kedatangan tamu dari Padang. Uni Tati kakak tertua istriku. Dia datang ke Jakarta karena tugas kantor ikut seminar di kantor pusat sebuah bank pemerintah. Uni adalah kepala cabang di Padang, Uni menginap dirumah kami.
Cerita Seks - Sedarah Puas Dengan Istri Ipar Pun Di Hajar

NONTON FILM BOKEP JAV TERUPDATE 2018

Bandar Poker IDN - Dari pada menginap di hotel, mendingan juga uang hotel disimpan buat beli oleh-oleh. Selama seminggu dia tinggal dirumahku. Dari istriku kutau kalau Uni Tati berusia 40 tahun. Suaminya sudah meningal 2 tahun lalu karena kecelakaan. Orangnya cantik, putih, tinggi semampai. Lebih tepatnya kubilang anggun karena orangnya cenderung diam dan sangat religius. Selama di Jakarta, setiap ada kesempatan aku dan istriku mengajak Uni jalan-jalan, maklum ini kunjungan pertamanya ke Jakarta, biasanya ke mal karena waktunya sempit. Kami sudah berencana pas hari Sabtu akan jalan-jalan ke Taman Safari

Tiba hari Sabtu, istriku ternyata punya tugas mendadak dari kantor yaitu harus mengawasi pameran di Mangga Dua. Gagal deh rencana jalan-jalan ke Taman Safari. Istriku mengusulkan agar aku tetap mengantar Uni jalan-jalan misalkan ke Ancol saja dan pulangnya bisa jemput istriku di Mangga Dua. Sebetulnya aku agak males kalo nggak ada istriku. Aku merasa risih harus jalan berdua Uni karena orangnya pendiam. Akupun menduga Uni pasti nggak mau. Tapi tanpa dinyata ternyata Uni menyetujui usul istriku.

Pagi-pagi banget istriku sudah berangkat naik KRL dari stasiun Pondok Ranji. Rumahku yang didaerah Bintaro cukup jauh dari Mangga Dua dan Ancol. Sementara menunggu Uni yang lagi jalan-jalan pagi aku sendirian dirumah menyeruput kopi dan merokok. Kami berencana jalan jam 10 pagi. Sehabis ngopi dan merokok, aku kembali tidur-tiduran di kamarku menunggu jam. Pikiranku melayang membayangkan kakak istriku ini. Uni Tati sangat menarik perhatianku secara sexual. Jeleknya aku, mulia keluar. Aku tertantang menaklukkan wanita baik-baik, aku tertantang menaklukkan Uni. Mumpung ada kesempatan. Dasar setan selalu mencari kesempatan menggoda.

Kuatur jebakan untuk memancing Uni. Aku buru-buru mandi membasuh badan dan keramas. Dengan berlilit handuk aku menunggu kepulangan Uni dari olahraga paginya. Sekitar 10 menit aku menunggu dibalik horden dan kulihat Uni memasuki pagar depan dengan pintu besi yang agak berderit. Sengaja pintu rumah aku tutup tapi dibiarkan tak terkunci. Aku berlalu menuju kamarku dan segera memasang jebakan untuk mengejutkan Uni. Aku masuk kamarku dan segera bertelanjang bulat. Pintu kamar kubuka lebar-lebar, jendela kamar juga kubuka biar isi kamar mendapat penerangan jelas.
 Agen Bandar Poker Terpercaya
QQ Online Terpercaya - Kudengar pintu depan berbunyi seperti ditutup. Akupun mulai beraksi. Dengan bertelanjang bulat aku menunggu Uni melewati kamarku dengan harapan dia melihat tubuh dan juniorku yang sedari tadi berdiri tegak membayangkan petualangan ini. Handuk kututupkan ke kepala seolah-olah sedang mengeringkan rambut yang basah sehabis keramas. Aku berpura-pura tidak melihat dan tidak menyadari kehadiran Uni. Dari bakik handuk yang kusibak sedikit, kulihat sepasang sepatu kets melintas kamarku. Aku yakin Uni pasti melihat tubuhku yang polos dengan junior yang tegak berdiri.

Nafsuku semakin menggeliat ketika kuamati dari balik handuk sepasang sepatu yang tadinya hampir melewati kamarku kini seperti terpaku berhenti didepan kamar tanpa beranjak. Aku semakin aktif menggosok-gosok rambutku dan berpura-pura tak tau kalo ada orang. Beberapa detik aku berbuat begitu dan aku merencanakan sensasi berikut. Dengan tiba-tiba kuturunkan handuk dan menengok ke arah pintu kamar. Aku pura-pura kaget menyadari ada orang. “E..eee…maaf Uni, aku kira nggak ada orang,” kataku seraya mendekati pintu seolah-olah ingin menutup pintu. Aku tidak berusaha menutup kemaluanku yang menantang. Malah kubiarkan Uni terdiam memandangi tubuhku yang polos mendekat kearahnya.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Dengan tenagnya seolah aku berpakaian lengkap kudekati Uni dan sekali lagi memohon maaf.
“Maaf ya Uni, aku terbiasa seperti ini. Aku nggak sadar kalau ada tamu dirumha ini,” kataku sambil berdiri didepan pintu mau menutup daun pintu.

Tiba-tiba seperti tersadar Uni bergegas meninggalkanku sambil berkata “i…i…iya , tidak apa-apa…..”. Dia langsung masuk ke kamar belakang yang diperuntukkan kepadanya selama tingal dirumahku. Aku kemudian memakai celana pendek tanpa CD dan mengenakan kaos oblong lantas smengetok pintu kamar Uni. “Ada apa Andy,” ujar Uni setelah membuka pintu. Kulihat dia tidak berani menatapku. Mungkin malu. Membaca situasi seperti itu, aku tidak menyiakan kesempatan. “Uni, maafkan Andy ya…aku lupa kalau ada tamu dirumah ini,” kataku merangkai obrolan biar nyambung.

“Nggap apa-apa, cuma Uni malu hati, sungguh Uni malu melihat kamu telanjang tadi,” balasnya tanpa mau menatap aku. “Kenapa musti malu? Kan nggak sengaja, apa lagi Uni kan sudah pernah menikah jadi sudah biasa melihat yang tegak-tegak seperti itu,” kataku memancing reaksinya.

“Sejujurnya Uni tadi kaget setengah mati melihat kamu begitu. Yang Uni malu, tanpa sadar Uni terpaku didepan kamarmu. Jujur aja Uni sudah lama tidak melihat seperti itu jadi Uni seperti terpana,” katanya sambil berlari ketempat tidurnya dan mulai sesenggukan. Aku jadi ngak tega. Kudekati Uni dan kuberanikan memegang pundaknua seraya menenangkannya.

“Sudalah nggak usah malu, kan cuma kita berdua yang tau.” Melihat reaksinya yang diam saja, aku mulai berani duduk disampingnya dan merangkul pundaknya. Kuusap-usap rambutnya agak lama tanpa berkata apa-apa. Ketika kurasa sudah agak tenang kusarankan untuk mandi aja.

Berdiri didepanku. Lama kupeluk erat, Uni diam saja. Mukanya diselusupkan didadaku. Payudaranya yang masih kencang serasa menempel didadaku. Sangat terasa debar jantungnya. Perlahan tangaku kuselusupkan ke balik kaos bagian belakang berbarengan dengan ciumanku yang mendarat dibibirnya.

“Jangan Ndy…dosa,” katanya sambil melepaskan diri dari pelukanku. Namun pelukanku tidak mau melepaskan tubuh sintal yang sedang didekapnya. Daam usaha kedua Uni sudah menyerah. Bibirnya dibiarkan kulumat walau masih tanpa perlawanan. Ucoba lagi menyelusupkan tangan dibalik kaosnya, kali ini bagian depan. Tangan kanan yang menggerayang langsung pada sasaran…putting susu sebelah kiri. Uni menggeliat.
 Bandar Poker IDN
Agen Poker Terpercaya Di Indonesia - Pilinan jariku di payudaranya membuat nafsunya naik. Aku tau dari desiran nafasnya yang mulai memburu. Aku heran juga dengan wanita ini, tetap diam tanpa perlawanan. Mungkin ini style wanita baik-baik. Bagusnya, semua apa yang kulakukan tidak ada penolakan. Seperti dicocok hidungnya Uni menurut saja dengan apa yang kulakukan terhadapnya.

Perlahan kubuka kaosnya, kubukan celana panjang trainings pack-nya, kubuka Bh nya, kubuka CD-nya , Uni diam saja. Kubopong tubuhnya ketempat tidur. Kubuka kaosku, kubuka celana pendekku……..Uni masih diam.

Lidahku mulai bermain disekujur tubuhnya. Dari ujung kepala, turun ke telinga, ke bibir, ke leher…perlahan kusapu dadanya, payudaranya kulumat dengan gigitan kecil…turun lagi kebawah, pusarnya kukorek dengan lidahku….turun lagi ke sekumpulan rambut dan kedua pahanya hujilat-jilat terus sampai keujung jempol kaki. Aku tidak merasa jijik karena tubuh Uni yang putih bersih sangat membangkitkan gairah.

Kukangkangkan kakinya, uni masih diam saja. Tapi kuamati matanya terpejam menikmati sentuhan tiap jengkal ditubuhnya. Baru ketika kudaratkan sapuan lidahku di bibuir vagina dan klitorisnya Uni tiba-tiba berteriak ,” Ahhhhhhhh……..”

“Kenapa Uni….Sakit?,” tanyaku. Uni hanya menggeleng. Dan aktifitas jilat menjilat vagina itu kulanjutkan. Uni menggelinjang dahsyat dan tiba-tiba dia meraung..”Andyyyyyyy… ayo Andy….jangan siksa aku dengan nikmat…ayo Andy tuntaskan….Uni udah nggak tahan,” katanya.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Uang Asli - Aku tidak mau berlama-lama. Tanpa banyak variasi lagi langsung kunaiki kedua pahanya dan kutusukkan juniorku kelobah surganya yang sudah basah kuyup. Dengan sekali sentak semua batangku yang panjang melesak kedalam. Agak seret kurasakan, mungkin karena sudah dua tahun nganggur dari aktifitas. Kugenjot pantatku dengan irama tetap, keluar dan masuk. Uni semakin menggelinjang.

Aku pikir nggak usah lama-lama bersensasi, tuntaskan saja. Lain waktu baru lama. Melihat reaksinya pertanda mau orgasme , gerakan pantatku semakin cepat dan kencang. Uni meronta-ronta , menarik segala apa yang bisa ditariknya, bantal, sepre. Tubuhku tak luput dari tarikannya. Semua itu dilakukan dengan lebih banyak diam. Dan tiba-tiba tubuhnya mengejang, “Ahhhhhhhhhhhhhhhh…….,” lolongan panjangnya menandakan dia mencapai puncak. Aku mempercepat kocokanku diatas tubuhnya.

Tiba-tiba aku didikejutkan dengan hentakan tubuhnya dibarengi tanganya yang mendorong tubuhku. “Jangan keluarin didalam ….aku lagi subur,” suaranya tresengal-sengal ditengah gelombang kenikmatan yang belum mereda.
Kekagetanku hilang setelah tau reaksinya. “Baik Uni cantik, Andy keluarin diluar ya,” balasku sambil kembali memasukkan Junior ku yang sempat terlepas dari vaginanya karena dorongan yang cukup keras. Kembali kupompa pinggulku. Aku rasa kali ini Uni agak rileks. Tapi tetap dengan diam tanpa banyak reaksi Uni menerima enjotanku. Hanya wajahnya yang kadang-kadang meringis keenakan. Domino

Dan sampailah saatnya, ketika punyaku terasa mulai berkedut-kedut, cepat-cepat kucabut dari vagina Uni dan kugencet batang juniorku sambil menyemprotkan sperma. Kuhitung ada lima kali juniorku meludah. Sekujur tubuh Uni yang mulus ketumpahan spermaku. Bahkan wajahnyapun belepotan cairan putih kental. Dan aku terkulai lemas penuh kenikmatan. Kulihat Uni bagkit mengambil tisu dan meneyka badan serta mukanya.

“Andy…kamu sudah memberikan apa yang belum pernah Uni rasakan,” kata wanita cantik itu sambil rebahan disampingku.

Dengan persetujuan Uni, kami menelpon istriku mengabarkan kalau batal ke Ancol karena Uni nggak enak badan. Padahal kami melanjutkan skenario cinta yang menyesatkan. Kami masih tiga kali lagi melakukan persetubuhan. Dalam dua sessi berikut sangat kelihatan perkembangan yang terjadi sama Uni. Kalo permainan pertama dia banyak diam, permainan kedua mulai melawan, permainan ketiga menjadi dominan, permainan keempat menjadi buas….buas…sangat buas. Aku sempat memakai kondom biar bisa dengan leluasa menumpahkan sperma saat punyaku ada didalam vaginanya. INFO FREE CHIP

“Aku sadar ini dosa, tapi aku juga menikmati apa yang belum pernah aku rasakan selama bersuami. Suamiku itu adalah pilihan orang tua dan selisih 20 tahun dengan Uni. Sampai Uda meninggal, Uni tidak pernah merasakan kenikmatan sexual seperti ini. Sebetulnya Uni masih kepengen nikah lagi tapi tidak pernah ketemu orang yang tepat. Mungkin posisi Uni sebagai kepala bagian membuat banyak pria menjauh.” Cerita Uni sebelum kami sama-sama tertidur pulas.Agen Bandar Poker Terpercaya

Sunday, December 16, 2018

Cerita Seks - Keperawanan Adik Kelasku

by on December 16, 2018
Agen Bandar Poker Terpercaya -  Nama saya James, saya seorang mahasiswa di suatu universitas swasta yang cukup terkenal di Bandung. Cerita Seks - Keperawanan Adik Kelasku Suatu hari menjelang ujian akhir semester, saya diajak oleh adik kelasku untuk belajar bersama. Online Poker Aku menerima saja, karena dari dulu semenjak ia masuk ke jurusanku, aku memang sudah ingin jadi pacarnya.

Perawakannya cukup cantik, dengan tubuh yang ramping terawat, dan tentunya kulit yang putih karena ia keturunan Cina. Laura namanya. Begitu Laura mengajakku, tentu saja kujawab, “Mau..” “Jam berapa?” tanyaku. “Jam 3 sore, di rumahku, jangan terlambat soalnya nanti nggak selesai belajarnya”, jawabnya. Wah, kesempatan nih, pikirku. Setahuku, ia tinggal berdua saja dengan pembantunya karena ayah dan ibunya yang sibuk mencari nafkah di luar pulau Jawa.
 Cerita Seks - Keperawanan Adik Kelasku

NONTON FILM BOKEP JAV TERUPDATE 2018

Bandar Poker IDN - Pulang kuliah, aku langsung bergegas pulang, karena kulihat sudah jam 14:30 WIB. Dengan cepat kumasukkan buku yang sekiranya akan dipakai ke dalam tas, karena takut terlambat. Sesampainya di rumah Laura, aku langsung memencet bel yang ada di gerbang depan rumahnya, rumahnya tidak terlalu besar, tapi cukup nyaman kelihatannya. Sempat aku bertanya, kok rumahnya sepi banget. Kalau begitu berarti bonyoknya lagi pada pergi, jawabku dalam hati.

Tak lama setelah itu, Laura keluar membukakan pintu. Aku cukup kaget dengan penampilannya yang menarik, kali ini dia memakai kaos yang cukup ketat dan celana pendek ketat. Dia tersenyum lebar padaku, sambil mempersilakan aku masuk. Ketika masuk, aku merasakan rumahnya benar-benar sepi. “Langsung saja kita ke ruang tengah, yuk!” ajaknya.

Sesampainya di ruang tengah, aku langsung duduk di karpet karena tidak ada sofa. Ruang tengahnya didesain ala Jepang dengan meja Jepang yang pendek yang disertai rak majalah di bawahnya.
Agen Bandar Poker Terpercaya
“Tunggu yah, aku mau mandi dulu”, katanya, “Habis keringatan abis senam nih!” Ternyata aku baru tahu kalau badannya bagus karena ia sering senam. “Kamu mulai aja dulu, nanti terangin ke aku yah”, katanya. “Kalo mau minum, ambil aja sendiri, soalnya pembantuku sedang sakit, dia lagi tiduran di kamarnya.”

QQ Online Terpercaya - Cukup lama aku belajar sambil menunggunya dan akhirnya aku bosan dan melihat-lihat majalah yang ada di bawah meja di depanku. Kulihat semuanya majalah wanita, mulai dari kawanku, kosmo, dan majalah wanita berbahasa jepang. Tanpa sengaja, ketika kulihat-lihat kutemukan sebuah majalah yang berisikan foto cowok bugil dengan otot-otot yang bagus di tengah majalah bahasa jepang itu. Aku sempat kaget melihatnya.

Bersamaan dengan itu, ia keluar dari kamar mandi yang letaknya di sudut kamar tengah di mana aku duduk. Dia keluar memakai kimono kain handuk putih. Karena keasyikan, aku tidak sadar kalau dia mendekatiku. Kupikir dia pasti masuk ke kamarnya untuk berpakaian terlebih dahulu. Aku sempat grogi, karena aku belum pernah didekati oleh wanita yang hanya menggunakan baju mandi, karena di rumahku tidak ada saudara perempuan, jadi aku merasa tidak biasa.

“Ih, kamu, disuruh belajar malah liat-liat yang aneh-aneh.”
“Ini mah nggak aneh atuh”, kataku, “Aku juga punya, dan badanku juga kayak gini loh!” bisikku sambil menunjuk ke salah satu model cowok di majalah tersebut.
Aku memang sudah ikutan fitness sejak kelas 2 SMU, tak heran kalau aku lebih terkenal karena badanku yang bagus dibanding kegantenganku.

“Ah, masa?” katanya, “Gua nggak percaya ah.”

“Kamu kok tahan sih liat-liat kaya beginian?” tanyaku.

“Mana ada yang tahan sih?” balasnya.

“Tadi lagi nunggu kamu dateng ke sini saja aku sempet liat-liat dulu majalah itu lho! Jadi kamu tau khan, kenapa saya lama mandinya?” jawabnya sambil tersenyum mesum.

“Ihh, kamu ini!” balasku, “Ternyata suka juga ya sama yang gituan.”

“Iya dong, tapi, James katanya kalo maen langsung lebih enak ya dibanding masturbasi?” tanyanya. Saya sempat kaget ketika dia tanya hal yang begitu dalamnya.

“Kata kamu, kamu mirip ama yang di foto majalah itu, buktiin dong.”
Wah, kupikir ini cewek sudah horny banget. Aku sempat grogi untuk kedua kalinya, aku cuma bisa tersenyum.
“Iya sih katanya, tapi khan…”
Belum selesai aku bicara, dia langsung mencium bibirku.
“James, tau nggak kalo aku tuh sebetulnya udah seneng banget ama kamu semenjak aku ketemu kamu”, bisiknya sambil mencium bibirku. Aku kaget dan responku cuma bisa menerima saja, soalnya enak sih rasanya. Terus terang aku belum pernah dicium oleh cewek sampai seenak itu, dia benar-benar ahli.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Judi Poker Online - Tanpa sadar, posisinya sudah berada di atas pangkuanku dengan paha yang menjepit perutku. Sambil menciuminya, kuelus-elus pahanya dari atas ke bawah, dan dia mendesah, “Akh… enak sekali!” Kuteruskan aksiku sampai ke kemaluannya, kuraba klitorisnya, dan kugosok-gosok. Desahannya semakin keras, dan tiba-tiba dia berhenti. “Wah, kok berhenti?” aku bertanya dalam hatiku. Langsung saja kubisikkan padanya bahwa aku juga betul-betul menginginkannya jadi pacarku sejak awal bertemu. “Lalu mengapa kamu nggak bilang ama aku?” tanyanya. “Karena aku takut kalau perasaan kita berbeda”, jawabku. Dia sempat terdiam sejenak.

Langsung timbul pikiran kotorku. “Udah tanggung nih”, pikirku. Batang kemaluanku betul-betul sudah bedenyut-denyut sejak tadi. Langsung saja kubuka baju mandinya, dan kukulum dan kuhisap buah dadanya. Dia menerima saja, malah merasa keenakan, hal ini terlihat dari ekspresi wajahnya. Putingnya menjadi mengeras dan tak lama kemudian, dia mendesah, “Aakh…” saat kupegang liang kewanitaannya yang mulai basah.

Aku semakin terangsang, batang kemaluanku benar-benar sakit rasanya. “Sayang, boleh kan kalau aku menjilati lubang keramatmu?” Dia mengangguk tanda setuju. Langsung saja kujilati liang kewanitaannya terutama daerah klitorisnya. Lumayan lama aku menjilatinya sampai aku merasa mulutku kering sekali. Akhirnya dia mendesah panjang, “Aakhhh… aku mau keluar James…” Terlihat cairan putih keluar dari liang senggamanya, baunya amat merangsang dan rasanya jauh lebih merangsang lagi.

“James, maen beneran yuk?” ajaknya.
“Wah, gila juga nih cewek”, pikirku.
Karena batang kemaluanku sudah sakitnya bukan main, langsung saja aku iyakan. Lalu kubuka semua baju dan celanaku. Kubaringkan dia di lantai berkarpet, dan kulipat kakinya, kunaikkan ke bahuku, dan mulai kumasukkan batang kemaluanku yang sudah tegak itu. Sempit sekali, hampir tidak bisa jalan. Kutekan lebih keras. Dia menjerit kesakitan, “Stop James, sakit tau.” Aku tidak menghiraukannya dan terus menekan batang kemaluanku sampai rasanya kepala batang kemaluanku menabrak sesuatu. Lalu aku mulai memaju-mundurkan badanku ke depan dan ke belakang.

Laura mulai merasa enak, dia sudah tidak menjerit lagi.
“Tuh enak kan”, kataku.
“Iyah”, jawabnya, “Bener! enak sekali.. lebih cepet dong James.”
Kupercepat permainanku, dan dia mendesah, “Ah.. ah.. ah..” karena merasa nikmat. Lama juga aku mengocoknya.

Tak lama kemudian, “James.. aku mau keluar lagi.”

“Sama”, balasku.

“Sedikit lagi, James… Aakkhhh… enak sekali James”, bersamaan dengan itu, aku pun keluar dan kukeluarkan seluruh spermaku di dalam liang kewanitaannya. Batang kemaluanku terasa hangat dan nikmat bercampur jadi satu. Kutarik batang kemaluanku keluar dan kulihat tetesan darah di karpet. Aku sempat kaget, berarti dia masih perawan. Aku sempat merasa senang banget waktu itu.

Agen Poker Terpercaya Di Indonesia - Laura bangun dan dia kaget saat melihat batang kemaluanku yang cukup besar, panjang 15,5 cm diameter 3,5 cm. Langsung dia kulum batang kemaluanku, yang sudah mau tidur lagi. Begitu dikulum, batang kemaluanku berdiri lagi karena enaknya. Dia mainkan lidahnya di kepala batang kemaluanku dan menjilat seluruh bagian batang kemaluanku sampai masuk semua, sampai akhirnya aku merasa ada dorongan yang kuat pada batang kemaluanku dan, “Creeet.. creeet.. creet..” spermaku keluar, dia hisap dan sebagian muncrat ke wajahnya. “Hmmm.. enak sekali James”, terlihat ekspresi wajahnya yang senang.
Agen Bandar Poker Terpercaya
Kami pun kelelahan, dan berbaring bersama di ruang tengah sambil berpelukan dan mengucapkan kata-kata sayang. Tanpa terasa waktu sudah jam 6 sore. Kami mandi bersama, dan setelah itu kami makan malam bersama. Aku disuruhnya menginap, karena malammya kita mau mempraktekkan jurus yang lain katanya. Aku mengiyakan saja. Lalu kutelepon ke rumah dan bilang bahwa aku malam ini mau menginap di rumah teman, aku tidak bilang itu rumah Laura, karena sudah pasti tidak boleh.

Begitu selesai, kita sempat tertawa bersama karena kita tidak belajar malah bermain seks. Tapi tidak masalah sekalian buat penyegaran menuju ujian. Dia balas dengan senyum. Karena kehabisan pembicaraan, akhirnya kami mulai terangsang lagi untuk berciuman. Kali ini aksinya lebih gila. Sambil berciuman kami saling membuka baju. Sampai tidak ada satu benang pun menempel di badan kita.

Judi Poker Uang Asli - Lalu di bicara, “James, kita ke kamarku yuk, biar lebih asyik.” Kugendong dia ke dalam kamarnya, dan kita lanjutkan lagi dengan berciuman. Tak lama kemudian kupegang liang kewanitaannya, sudah basah ternyata. Langsung saja kubalikkan badannya dan kumasukkan batang kemaluanku dari belakang. Kali tidak sulit. Dia mendesah enak ketika kumainkan batang kemaluanku di lubang senggamanya. Kumainkan terus sampai aku dan dia mau keluar. Domino

“Akkhhh…” kami berdua sama-sama keluar, kukeluarkan spermaku di luar, karena takut dia hamil. Tenyata Laura belum puas, dia membaringkan tubuhku di kasurnya. Dia langsung berdiri di atas tubuhku dan mulai memasukkan batang kemaluanku ke dalam liang senggamanya. “Ahhhh.. ” desahnya, “Gini lebih enak James..”

Aku benar-benar lemas tapi karena permainannya yang begitu hebat, aku sampai lupa. Dia teruskan sampai spermaku keluar, cuma sedikit kali ini, tidak seperti sebelumnya. “James dikit lagi juga aku keluar”, bisiknya tertahan sambil menaik-turunkan tubuhnya di atas badanku. Akhirnya dia keluar juga. Batang kemaluanku terasa pegal sekali, badanku benar-benar lemas. Dia juga terlihat lemas sekali. Kami tertidur lelap sampai pagi di kasurnya sambil berpelukan dengan tidak berpakaian karena pakaian kami tertinggal di ruang tengah dan malas mengambilnya karena sudah capek. INFO FREE CHIP

Besok paginya, kami bangun bersama, mandi bersama, sarapan dan pergi ke kampus sama-sama. Semenjak itu kamipun sering belajar bersama, walaupun ujung-ujungnya berakhir di kasur airnya yang empuk. Tapi aku jarang menginap, karena takut orang tuaku curiga, ini cuma rahasia kita berdua.Agen Bandar Poker Terpercaya